Abstrak, Cerita Kita, Kehidupan, Mimpi, Perpisahan

The Untitled Story

Kekuatan Tuhan takkan terkalahkan oleh manusia.

Sekalipun ia  mampu mengangkat berton-ton baja atau melewati bara api tanpa alas kaki.

Tuhan Maha Besar, Tuhan adalah segalanya. Dan Tuhan juga lah yang memutuskan cerita kita sampai disini.

Malam itu, kami bertemu disebuah persimpangan jalan yang sepi ditemani dengan dinginnya malam.

“ Aku mau kita pisah “ ungkap sang kekasih.

Rasa hati seketika hampa, tak tahu mesti berkata apa selain memberikan tatapan lugu tak percaya apa yang sudah didengar.

“ Aku bukannya tak suka denganmu, namun nyata-nya jalan fikiran masa depan kita sangat berbeda. Bagai laut dan langit. Bagai siang dan malam yang tak akan pernah menyatu ”

Apa mesti sebuah hubungan itu menyatukan pendapatnya? Apa salah jika punya keinginan masing-masing dengan segala perbedaan yang ada?

“ Kenapa tiba-tiba kamu memutuskan apa yang sudah kita bina selama 5  tahun ini? Apa kesalahanku? Aku selalu menuruti kemauanmu, dan kaupun mengormati kemauanku yang meskipun berbeda. Kenapa semua ini seketika kau ucapkan ketika kita akan melangkah kedalam sebuah pertalian abadi? Dimana cinta kita yang selalu kau agung-agung kan kepada mereka, kerabatmu ?”

Suara bergetar dan perlahan air mata pun turun dari sumbernya. Semua tak pernah terbayangkan, memikirkannya pun tak mau.

“ Sudahlah, biarkan semua itu berlalu tanpa ada yang mengusik kita. Aku tak akan pernah baik untukmu, dan akupun bukan yang terbaik untukmu. Masih banyak manusia-manusia diluar sana yang lebih tepat untukmu dan mungkin saja sudah ditakdirkan akan bersanding denganmu. Anggap ini sebagai takdir Tuhan yang memisahkan kita, yang memang tidak mengijinkan kita bersatu. “

 ————————————————————————————————————————————————–

Itulah sebuah awal dari keyakinanku bahwa segala perpisahan adalah takdir Tuhan. Begitupun ketika aku harus berpisah 3tahun lamanya dengan keluarga dan sahabat penaku untuk meneruskan pendidikan ketingkat yang lebih tinggi lagi. Mungkin ini sudah takdirku untuk melanjutkan pendidikan di sebuah wilayah yang tentunya asing untukku.

Meskipun nasib manusia masih bisa diubah, tapi takdir Tuhan tidak akan pernah bisa diubah oleh apa dan siapapun…

Share

Leave a Reply