Cerita Kita, Kehidupan, Review, Wisata, WorkTrip, Writing

Di Eropa, Toilet Umum Aja Bayar!

Karena sempat ada yang bertanya pada postingan sebelumnya yang bisa kamu cek disini, mau buang air besar atau kecil di beberapa negara Eropa itu berbayar loh, Gaes.

Ya, nggak cuma di Eropa aja sih, di Indonesia, tepatnya beberapa tempat wisata juga bayar, waktu itu Gue pernah bayar toilet umum sebesar tiga ribu rupiah di daerah Bogor sana. Gatau deh di tempat kamu. Berapa biaya bayar toilet umum di daerah kamu, Gaes?

Jadi saat itu, ketika diperjalanan dari Belgia menuju Jerman, sempat istirahat di rest area perbatasan Belgia dan Jerman gitu. Ada restoran, mini market dan pom bensin, nah pelayan restorannya ini nggak bisa bahasa inggris gaes, jadi pas pesen makanan tuh pake bahasa tunjuk-tunjukkan menu dan sebut “Chicken Chicken atau No Fork No Fork” jutek pula pelayannnya, Ya Allah untung saja hamba sabar. Karena cuaca dingin dan kebanyakan minum air putih soda, gue kebelet pipis dong yakaaan.

Ketika sudah sampai di depan toilet, ternyata terpasang mesin yang kalau di Indonesia itu kayak mesin yang di stasiun kereta atau busway, yang kalau nggak nge-tap ya nggak bisa masuk. Nah, mesin ini juga sama, kalau nggak masukkin koin yang sesuai, ya nggak bisa masuk. Petunjuk di mesinnya lumayan ramah, karena ada bahasa inggrisnya euy, Alhamdulillah, jeng jeng jeng, ternyata gue harus memasukkan koin sebesar 0,50 cent Euro biar bisa masuk. Dalam hati “Okelah, 0.50 cent, banyak ini koin gue” ceilah gitu.

Setelah memasukkan koin, bakal keluar selembar karcis yang memiliki barcode yang harus di tap ketika ingiin keluar beserta potongan harga untuk pembelian makanan atau kopi di tempat tertentu. Oh ya, masalah barcode ini, ada beberapa pintu masuk yang memang harus men-tap barcode agar bisa keluar, ada juga yang pintunya manual tinggal senggol, keluar deh.

tiket toilet

Ini nih kenang-kenangan tiket toilet umum hahaha

Lanjut ketika sedang mencari makan di Jerman, mampirlah ke sebuah mall tepatnya daerah Munster, eh toiletnya juga bayar, dan kali ini bayarnya itu sebesar 1 Euro. HAHAHAHAH. Setelah pipis di Jerman, gue jadi mikir “lah ini kalau di rupiahkan, berapa belas ribu ya” Tapi, ya gapapalah, bagi orang Eropa 1 Euro itu murah, beda sama di Indonesia yakan.

So, Gaes, sesuai saran gue, ketika kalian sedang di Eropa dan ingin menghemat biaya, silakan manfaatkeun toilet di hotel atau restoran tempat kamu makan ya. Nyesek uga sih 1 Euro cuma buat pipis yang sekelebat gitu doang.

Yang unik pipis di Eropa itu, selain bayar, pegawai yang membersihkan toilet wanita adalah pria, jadi buat kamu semua jangan kaget yaw atau langsung teriak-teriak nggak karuan.

Keep the faith, work hard, and play sometimes to traveling around the world with you.

With Love,

MF

Share

Leave a Reply