Persahabatan, Rindu, Waktu, Writing

Katakan Rindu

Ada yang bilang rindu hanyalah hasrat seksual.

Ada pula yang bilang bahwa rindu adalah sebuah permasalahan jiwa.

Tapi, bagiku rindu adalah…

Rindu bagiku adalah suatu kehampaan yang terasa di hidup, yang mengingingkan Ia datang kembali untuk memenuhi ruang hampa itu. Bagiku rindu adalah sebuah kata yang memiliki banyak makna. Jika kau mengatakan rindu kepada mantanmu, maka Ia akan mengartikan bahwa kamu ingin menjalin kasih lagi dengannya.

Katakan rindu padanya yang kau rindukan. Apa kalian terbiasa mengatakannya kepada Ia yang kau rindukan? Tidak?

Saran Gue, coba katakan sekarang juga dan rasakan akibatnya. Loh, kok akibatnya?! Iya, ada beberapa orang yang menganggap bahwa mengungkapkan kerinduan pada seseorang adalah sebuah tanda bahwa kita memiliki rasa. Hal ini akan rumit jika yang kau rindukan sudah memiliki kekasih. Bisa-bisa kamu di caci maki dan di blokir dari hidupnya.

Selain itu, bilang rindu ke teman yang sudah punya pacar juga kemungkinan diblokir juga ada loh. Bahkan curhat manja aja bisa diblokir. HAHAHA

Lebih baik mengatakan rindu secara terang-terangan daripada memendam dalam hati saja. Hal ini sering Gue lakukan, tapi tetap saja, ruang hampa itu tidak terisi sedikitpun. Sebenarnya ada kepuasan tersendiri ketika apa yang ingin disampaikan kepada mereka itu bisa terwujudkan meskipun tidak berbalas. Yap, sama halnya memendam cinta.

Seberapa sering diri ini mengungkapkan kerinduan kepada dia yang dirindukan? Jawabannya adalah SERING.

Gue sering kok bilang rindu sama teman yang memang udah lamaaaaa banget enggak ketemu. Dan tanpa menurunkan harkat martabat serta martabat telor spesial, Gue juga pernah bilang rindu sama mantan yang menjadi teman. Enggak gengsi sih kalau bilang rindu sama Doi, karena Gue ngerasa udah kek teman sendiri, bukan lagi mantan kekasih hati.

Kenapa sih bisa rindu? Karena kehadiran mereka biasa mengisi hidup Gue setiap saatnya.

Saat malam datang, mereka biasa datang kerumah membawa berbagai macam makanan untuk dihabiskan bersama. Saat hati sedih, mereka selalu menghibur dengan candaan khasnya. Dan saat ada moment penting dalam hidup, dia ada disana untuk merayakannya.

Dalam tulisan ini terselip rindu yang besar kepada dia yang teramat dirindukan.

Bukan,bukan berusaha untuk kembali kepada titik nol sebuah hubungan tanpa ada ornament lain dalam hidup. Hanya saja Gue belum terbiasa menjalaninya dan selalu merasakan kerinduan kepada dia yang kurindukan.

Ungkapkanlah kerinduanmu kepadanya yang kau rindukan, temuilah selagi umur masih ada. Sudahkah mengatakan rindu kepada dia?

 

Share

2 Comments

  • Reply

    Aku juga sering banget ngomong blak-blakan ke teman kalau aku kangen, sekalipun iut cowok. Hehe. Dan bener juga tuh. Ngapain juga gengsi kalau kita udah menganggap teman kita sebagai saudara. :)

    • Reply

      Mia Fajarani

      January 26, 2017

      hehe, iya. aku sering blak-blakkan biar gak bikin nyesek kangennya haha

Leave a Reply