Foodnary, Lifestyle, Review, Waktu, WorkTrip, Writing

Review : Malibv African Food

Masih dalam rangka cerita saat WorkTrip ke Eropa, gue mau share nih salah satu makanan yang paling mengobati rindu terhadap makanan Indonesia yang penuh rempah-rempah, kaya rasa, dan ada nasi. Salah satu negara yang sempat dikunjungi salah satunya itu Paris, cuma sebentar doang, nggak nginep kok. Nah, selama di Paris itu sempat makan di salah satu restoran. Untuk kamu kebetulan sedang berada di Paris, Perancis, dan mencari makanan berbentuk ayam, wajib datengin restosan Malibv African Restaurant ini ya, Gaes. Atau tulisan ini bisa jadi salah satu referensi kamu jika ingin berkunjung ke salah satu negara terromantis tis.

Makanannya itu cocok dimakan bagi yang muslim, karena no fork, alias menunya kebanyakan ikan, ayam atau kalkun. Nah, kali ini gue mau review ayam bakarnya nih. Sebut saja ayam bakar Afrika.

Sebelum ngebahas makanannya, review dulu restorannya ya. Letak restoran ini agak susah dijangkau kalau kamu malas bertanya, soalnya ngumpet banget, dan tempatnya juga kecil tapi warm enough kalau Paris lagi dingin-dinginnya. Kalau kamu membawa kendaraan, cukup jauh untuk jalan menuju tempat parkiran, apalagi malam minggu, penuh banget manusia. Alamat restoran ini berada di  :

44 Rue Tiquetonne
75002 Paris
France

Biasanya sih untuk pemesanan kita perlu reservasi dulu, karena sering penuh ditambah lagi yang kapasitasnya juga kecil euy. Pramusaji restoran ini juga orang berkulit hitam, alias orang Afrika, nah yang spesial disini, ada yang bisa menyapa pake bahasa Indonesia, mungkin karena terlalu banyak turis Indonesia kali ya yang berkunjung kesana. Hal ini menunjukkan bahwa penduduk Indonesia sekarang makmur lah. ahay.

Satu porsi ayam bakar ini kurang lebih seharga 23 Euro, alias Rp.300.000-an deh ya.

Malibv

Yang kayak sate itu, sebenarnya pisang bakar, enak rasanya. *yaiyalah*

Ayamnya juga porsi besar yang dilengkapi dengan saus hijau khas Malibv African Food, ada chilli sauce juga dan jeruk nipis. Kalau kamu makan pake tangan, disediain kok tisu basah biar nggak bau amis. Mau nambah nasi juga bisaa, nasinya pulen disana. Endes kalau lagi dingin-dingin dan kangen nasi. Untuk minumnya juga free loh, bisa tambah juga. Tapi, disaranin sih untuk nasinya di makan berdua atau rame-rame yes, soalnya satu mangkuk besar gitu isinya banyak banget.

Rasa ayam bakarnya enak kok, dibakar dengan sempurna tanpa ada keliatan macam darah-darah ayam gitu ya sis. Nah apalagi sausnya, unik, semacam mayonaise yang di blend dengan sayuran. Nggak cuma saus hijau, tapi juga ada yang kuning atau putih. Tapi gue nggak tau, itu ayam negeri apa kampung, soalnya gede banget ya hahaha.

So, makanan ini recommended banget buat kamu yang sudah merasa rindu dengan ayam bakar Indonesia, heuheu.

Kamu juga pernah nyobain makanan ini, gaes? Share dong dikolom komentar!

With love,

MF

Share

Leave a Reply