Abstrak, Cerita Kita, K-Drama, K-Zone, Perpisahan, Persahabatan, Pilihan, Waktu, Writing

Super Junior dan Kita (Part 2)

Entah mengapa rasanya berat menunggu Kyuhyun menyelesaikan wamil. Tahun ini, saya berusia 23th, jika menunggu Kyuhyun 2th lamanya, saya akan jadi apa dua tahun kedepan? Apakah saya masih tetap cinta kepada Super Junior seperti sedia kala, atau cinta saya teralihkan pada suami kelak?

Fans Super Junior tidaklah lagi muda, mereka beranjak dewasa hingga usia siap menikah dan memiliki anak. Siapkah menunggu Kyuhyun 2th lamanya hingga semua member lengkap dalam satu panggung???

ELF sekarang ini berada dalam krisis kesetiaan, karena sebagian beralih ke Idol baru nan unyu. Mereka meninggalkan status ELF demi menjadi bagian dari fandom lain. Wajar jika beberapa kali SJ jarang memenangkan berbagai nominasi dalam masa hiatusnya.

Saya pernah dihadapkan pada sebuah pertanyaan, “Memangnya SJ masih ada ya?”. Dengan lantang saya menjawab “Ya, tentu saja masih ada sampai sekarang”

SJ tetap berdiri sampai sekarang berkat keteguhan hati para member yang selalu bahu membahu demi menjaga nama Super Junior. Dan sebagian ELF tetap menjaga eksistensi SJ melalui serangkaian kegiatan maupun dukungan terhadap aktifitas individu masing-masing member.

ELF saat ini sedang berada di masa krisis bersamaan dengan masa depan Super Junior yang katanya akan melakukan jajak pendapat dengan perwakilan ELF untuk membicarakan hal-hal kedepannya.

Jajak pendapat berkenaaan dengan isu bahwa akan ada pemboikotan dari para fans jika SJ akan melakukan Comeback bersama dengan Sungmin. Ya, Sungmin masih menjadi luka tersendiri bagi ELF Korea. Karena sakit hati para fans rasanya tak mungkin terobati dengan beribu maaf, meskipun kita, sebagian ELF yang beragam muslim dianjurkan untuk saling memaafkan.

Tapi tidak bagi Korean ELF. Sungmin yang memiliki fans loyal, yang mana mereka memberikan dukungan, hadiah dan berbagai macam pemberian lainnya yang ternyata disalahgunakan oleh Sungmin. Bagaimana disalahgunakan? Dengan memberikan atau sekedar meminjamkan atau (entahlah apa itu istilahnya) kepada sang wanita yang sekarang menjadi istrinya. Semua itu terbongkar ketika Sungmin mengumumkan akan menikahi seorang wanita yang sekarang telah menjadi istrinya, mereka terlibat cinta lokasi dari musikal yang dimainkannya.

ELF Korea sangat geram akan hal tersebut, jangankan ELF Korea, saya pribadi juga geram akan hal tersebut. Sungmin tidak menghargai kerja keras fans yang selalu mendukung, mengumpulkan uang dan selalu mengikuti serangkaian kegiatannya dimanapun mereka melakukan acara. Saya sempat patah hati, karena kabar pernikahan itu santer terdengar ketika Sungmin akan mengabdikan diri pada negaranya pada kegiatan Wajib Militer 3tahun silam setelah melakukan comeback bersama SJ.

Selain masalah Sungmin, ELF Korea juga masih merasa malu dan kesal dengan tingkah laku Kangin yang terlibat insiden mengendarai mobil dalam keadaan mabuk dan menabrak tiang lampu dipinggir jalan. Hal ini merupakan yang kedua kalinya, jika yang pertama dalam menembus kesalahannya, Kangin memutuskan melakukan Wajib Militer Dini. Tapi bagaimana dia menembus kesalahan kasus ini yang kedua kalinya? Kangin menghilang dari peredaran.

Di Twitter, sempat ada sebuah pernyataan perihal fanbase dari seluruh negara mendeklarasikan diri mereka akan mendukung seluruh kegiatan para member Super Junior tanpa terkecuali. Banyak, sangat banyak negara yang mendeklarasikan diri. Tapi ada satu poin, bahwa ELF Japan tidak mendukung sleuruh aktifitas member, yang artinya mereka tidak mendukung Sungmin dan Kangin untuk aktif dalam kegiatan bersama Super Junior.

ELF Jepang, yang memasuki pasarnya saja harus melalui debut dari awal, harus mengeluarkan lagu dengan bahasa Jepang dan yang selalu memiliki merchandise serta situs eksklusif sendiri, nyatanya begitu adanya.

Apakah kalian membayangkan bagaimana sulitnya Leeteuk, selaku leader dari Super Junior menghadapi semua ini dan harus mengambil keputusan berat atas masa depan grup dan para member?

Share

Leave a Reply