Kehidupan, Lifestyle, Writing

Tabungan Untuk Kini dan Nanti

Sudahkah kamu menabung?

Kalimat diatas merupakan sebuah pertanyaan sekaligus pengingat perihal investasi untuk masa depan maupun kejadian tak terduga. Bukan hanya dana tak terduga dalam sebuah proposal ya, tapi juga untuk sebuah kejadian tak terduga di hidup ini.


Menabung memang identik dengan menyimpan uang pada sebuah bank, tapi bisa juga menyimpan uang di celengan, ataupun disimpan di dalam lemari bajumeskipun keamanannya kurang terjamin. Coba tunjuk tangan siapa yang pernah menabung di dalam celengan? Sampai detik ini, gue masih kok menyimpan uang di celengan, apabila dirasa sudah penuh baru deh di ‘tebok’ dan uangnya dimasukkan kedalam rekening tabungan.

Memiliki rekening tabungan dewasa ini gue rasa sangat amat diperlukan, jika dilihat dari sisi keamanan memegang uang tunai. Ada beberapa orang yang hanya menyimpan uang tunai beberapa lembar di dompetnya, dan ada juga yang mengantongi berlembar-lembar uang tunai. Bukan berarti orang yang menyimpang beberapa helai uang tunai itu adalah orang yang tidak memiliki uang. Coba deh kamu cek di dompetnya, pasti ada kartu ATM atau Kartu Kredit.

Salah satu kegunaan menabung di bank adalah uang bisa lebih mudah dibawa kemana-mana dalam setiap kebutuhan yang berbeda-beda pula. Misalkan dalam keadaan tertentu ketika uang tunai habis, maka simpanan uang di bank bisa digunakan.

Gue pribadi adalah tipe orang yang membawa uang tunai sedikit dan memiliki tabungan di bank yang diperwujudkan menjadi sebuah kartu ATM. Hal ini membuat gue lebih berusaha untuk lebih irit dalam pengeluaran. Akan tetapi, memiliki uang tunai sedikit tidak melulu memberikan hal yang positif.

Beberapa waktu yang lalu, pada sebuah akhir pekan, tepatnya hari sabtu, gue hendak pergi ke suatu tempat. Karena uang tunai habis, maka gue berniat untuk melakukan transfer antar bank, beli pulsa dan tarik tunai di mesin ATM dekat rumah. Pada proses transfer, tiba-tiba terdapat pemberitahuan bahwa transaksi gagal dilakukan dan harus segera mengambil kartu ATM. Tapi sayangnya, kartu itu tak kunjung keluar, di tekan tombol cancel pun tak ada respon sama sekali.

Jika sebelumnya gue lupa PIN ATM, maka kali ini….ATM-nya dimakan mesin *pedih sih*

Naas, saat itu gue merasa sangat naas. Uang tunai enggak ada, ATM tertelan mesin, mepet ke tempat acara, Mamih Papih enggak dirumah, kuota internet nihil. Rasanya saat itu pula gue merasa jatuh miskin HAHAHAHAHAH

Setelah ATM dimakan mesin tentu saja gue langsung telepon Call Center untuk melakukan pemblokiran. Gampang kok melakukan pemblokiran itu, yang penting kita tau identitas diri sendiri, kalau lupa dengan identitas diri sendiri berarti itu bukan tabungan kamu dan Call Center tidak akan melakukan permintaan kita.

Apakah hal ini membuat gue jera untuk menabung di bank? Eits, tentu tidak. Ada banyak keuntungan menabung di bank loh, seperti :

Mendapat bunga

Menabung di bank tentunya membuat tabungan kita bertambah sedikit saldonya, dari manakah itu? Yap, dari bunga bank yang sudah ditawarkan oleh semua bank sebelum kalian membuka rekening. Meskipun bertambahnya saldo hasil bunga bank tidak terlalu banyak, tapi setidaknya, saldo gak receh banget lah ya haha

Keamanan terjamin

Keamanan dalam menyimpan uang di bank tentu saja terjamin, uang yang disimpan oleh nasabah tidak semana-mena bisa dikelola oleh orang lain selain dari jajarana bank itu sendiri. Mekanisme perputaran uangnya pun jelas, dan menggunakan kemanan tingkat tinggi. Jadi apabila ada kekeliruan dalam jumlah saldo tabungan, nasabah bisa mempertanyakan langsung kepada pihak bank. Beda halnya dengan uang yang di simpan dalam celengan, mengalami penurunan jumlah saldo, maka tidak ada pihak yang bertanggung jawab.

Bebas bertransaksi

Yup, menabung di bank membuat nasabah bebas melakukan transaksi dimanapun dan kapanpun melalui ATM (Anjungan Tunai Mandiri) seperti transfer antar dan sesama bank, penarikan uang, membayar tagihan, membeli pulsa atau sekedar isi saldo ojek online yakan

Jangka panjang

Menabung sama saja investasi untuk masa depan. Misalnya dari usia dini sudah menabung, jika 5 tahun lagi ada kebutuhna, uang yang disimpan pada bank bisa diambil saat itu pula. Jadi, tabungan tidak lekang oleh waktu dan akan terus berlaku dari tahun ke tahun.

Jadi, sudahkah kamu menabung? Jawabannya adalah sudah, meskipun tabungan gue tidak banyak, tapi setidaknya gue memiliki pegangan untuk kejadian yang tak terduga dan investasi masa depan yang lama-lama bisa menjadi bukit.

Mungkin hari ini tabungan gue dibawah satu juta rupiah, siapa tahu dua tahun kemudian tabungan gue berjumlah delapan digit. Who knows, and life goes on. Mari lantang menyebut AMIN dan sebarkan tulisan ini agar mereka lebih terbuka lagi perihal tabungan untuk kini dan nanti.

With love,

MF

Share

4 Comments

  • Reply

    Amrudly

    March 15, 2017

    Iya benar sekali. Menabung itu untuk jangka panjang dan juga untuk dana darurat.

    • Reply

      Mia Fajarani

      March 16, 2017

      iya, kegiatan yang tak terduga itu yang bisa bikin kita kelabakan mencaari dana heuh

  • Reply

    Ribka Larasati

    March 15, 2017

    Menabung memang banyak manfaatnya apalagi kalau dari kecil

    • Reply

      Mia Fajarani

      March 16, 2017

      iya, menabung dari kecil, lama-lama menjadi bukit

Leave a Reply