Cerita Kita, K-Zone, Lifestyle, Review

Soultree Indonesia Second Fan Gift Project

If you love someone, you will show and give them everything. Begitupun dengan saya dan beberapa teman yang tergabung pada sebuah fandom, Soultree Indonesia.

Menunjukkan rasa cinta pun disertai dengan memberikan semangat agar sang idola tetap menjaga kesehatannya, dapat memberikan karya terbaik, dan mendukung aktifitas di panggung hiburan.

Soultree merupakan sebuah sebutan kepada para fans Park Hyo Shin, kalau mau mau baca ulasan saya tentang dia saat manggung di Yoo Hee Yeol Sketchbook, silakan klik disini ya, siapa tau kamu juga kepincut.

Awalnya saya bertemu dengan para penggemar Park Hyo Shin melalui kolom komentar di Youtube, lalu kami buatlah grup line dengan nama Soultree Indonesia yang kemudian berinisiatif membuat akun twitter dengan nama @SoultreeINA pada tahun 2016.

Judul pada tulisan ini kan second project tuh, nah project pertama kita yaitu mengirimkan surat cinta dan beberapa hadiah khas Indonesia ke Glove Entertainment. Alhmadulillah sampai dengan selamat sentosa meskipun tidak di post di IG nya hahaha.

Dan, projek kedua kali ini bertepatan dengan ulang tahun serta aktifitas musikal Park Hyo Shin pada tanggal 1 September 2018. Awalnya tanggal segitu kita bakal kirim, tapi salah perhitungan, tanggal satu september teh hari sabtu, otomatis agency tutup wkwkwk.

Maka pengiriman hadiah dimajukan menjadi tanggal 31 Agustus sekitar jam 3 atau 4 sore sebelum para karyawan pulang. Proses pemesanan dan pengumpulan donasi untuk hadiah ini agak dramatis dan penuh perjuangan banget.

Saya, khususnya Ka Ila udah kek ngemis banget minta donasi di grup, mohon maaf ya gaes, haha. Awalnya target cuma pesen bunga, lalu ada usulan untuk ngasih kue nya. tapi ya konsekuensinya kan ada di perihal dana, but, alhamdulillah mereka mau menyesuaikan dengan kemampuan mereka. TERIMA KASIH YANG SUDAH GABUNG!

Custom Birthday Cake

2 minggu sebelum pengiriman, ka Ila dan Ratna sudah menyelesaikan design kue yang diinginkan, berupa kue dua tingkat dengan hiasan bunga dan daun, dilengkapi dengan logo musikal The Man Who Laugh, gambar senyum gitu loh. Dilemparlah design itu melalui KakaoTalk kepada sang vendor kue ulang tahun (sebut saja C) dengan pembayaran USD, dan, masyaAllah, langsung jiper saat itu juga, mereka mematok harga sekitar 4jt rupiah tipe sugar cake, yang banyak ornament fondant-nya gitu.

Gile ajee, satu kue segitu harganya, nggak bakal cukup buat beli bunga yakaaaaaan yaaaa. lanjut kita redesign kedua, harga masih belum sesuai, redesign ketiga, masih juga belum mencapai titik temu, sampai redesign keempat, kita lampirkan pesan “mohon maaf, ini budgetnya cuma ada sekian juta, nggak cukup kalau Rp. 4jt gitu”. Gak beres dong waktu makin mepet harga dollar semakin terbang bebas, kita, saya dan Ka Ila langsung putar arah cari vendor lain dengan pembayaran Won dan ketemulah dengan Yena (we found her at instagram btw). Awalnya kita juga menunjukkan design awal dua tingkat kue, yaaa kali ajaaaa murahan dikit gitu ya, eh taunya sama aja heuheu.

Lalu kami mencari alternatif design kue dengan harga, kurang lebih 150USD gitu ya.  Yowiiisss, design kue dibikin lebih simpel, satu layer dengan miniatur PHS diatas kue, dikirimlah design itu ke dua vendor, C dan Yena , vendor C mematok harga sekitar Rp. 3jt, sedangkan Yena mematok harga sekitar 1 koma berapa juta rupiah gitu, langsung aja udeh lah kami memantapkan hati dengan Yena.

Flower Bouquet

Sebenarnya kita sudah bilang ke florist F “oke nanti akan kita hubungi kalau waktunya sudah dekat dengan pengiriman ya” yang pembayarannya juga menggunakan USD.  Balik lagi dengan nilai tukar dollar yang bikin nyeri hati, kami memutuskan untuk memesan bunga di tempat lain dengan pembayaran Won juga. Akhirnya ketemu seorang florist dengan akun instagram ruahflower.

Setelah melihat galeri, kita kepincut dengan design buket bunga yang simpel tapi menawan, ditanya dong sabaraha iyeu teh, unni? ternyata harganya satu jutaan rupiah gitu heuheu. Sisa uang teu cukup, lalu ka Ila mengusulkan “Mia, coba aja tawar, kita cuma punya uang ratusan ribu, bisa nggak bikinin buket seharga ratusan ribu” Akoh mah pasrah aja ya, sambil menelan ludah dan menjauhkan diri dari kata malu, langsung aja jujur ke unni, “Unni, kami hanya punya uang ratusan ribu, budgetnya teu cukup ni, bisa teu nyak dibikin buket bunga” dengan penuh tekad dan harapan tinggi, si unni bilang “BISA! gue bakal bikin bunga yang bagus buat lau yang udah pesen jauh-jauh. ihiy!”

Tuhan selalu bersama hambaNya yang sabar, berniat baik, dan tentunya penuh ketulusan dilapisi kejujuran, ceilah. Seneng dong, dengan harga pas-pasan, si unni bersedia bikin buket bunga nyang bagooosss.

Aromatheraphy Candle

Sebenernya ini sebuah ketidaksengajaan, ka Ila bilang “mia, Yena bikin lilin juga, gimana kalau sisa uang kita pake aja buat nambahin hadiah, paling cuma berapa puluh rupiah” okelah kita kirim dua gambar custom candle yang pernah dia bikin, yang satu seharga 12rb won, satu lagi 18rb won. Hitung menghitung, ternyata kalau kedua item gak bakal cukup, yaudah saya bilang “mo pesen lilin juga neh, tapi ya gitu, uangnya gak cukup kalau 2 item, jadi kita pilih yang seharga 18rb won aje deh satu. Kalau bunganya diganti jadi mawar bisa teu?” jawaban dese amat sangat meneduhkan hati kala itu “Bisa dong. nanti gue bikin custom candle dengan bunga mawar seharga 18rb won buat L, dan gue tambahin free 2 candle custom dengan design yang seharga 12rb won yes. Sebagai sebuah ucapan dari gue juga buat PHS dan biar kalian bahagya”

Sujud syujur kepada Allah SWT yang telah memuluskan jalan kita untuk memberikan hadiah kepada PHS yang amat sangat kami tunggu konsernya di Indonesia.

Proses Pembayaran

Semua hadiah sudah deal, lanjut ke proses pembayaran. Sebelumnya saya sudah menghubungi customer service perihal bagaimana prosedur pengiriman uang ke rekening luar negeri. Jawabannya “ya, nanti cuma dimintain nomor rekening sama alamat doang mbak’e” lanjutlah saya melangkahkan kaki ke bank pagi-pagi banget.

Sampai di bank, saya bilang mau transfer uang wey, tapi mereka menerimanya Won, dari sini rupiah. Eh ternyata teller-nya belom pernah melakukan remittance, wakakaka. Mba, sama aja kayak saya ih. Ternyata eh ternyata, saat ingin melakukan transaksi tersebut, saya disuruh isi data kayak surat pernyataan disertai materai yang dilampiri dengan fotokopi KTP dan NPWP (persiapan korea 2020 neh, amen), alamat lengkap dan swift code bank penerima. Waduh, banyak bener yhaaa. Si Mba-nya bilang “ini kalau bank woori banyak cabangnya, jadi saya gak bisa nentuin swift code dari sini, coba tanya aja” yassalaaam, saya langsung hubungi mereka untuk meminta swift code, padahal, kalau googling aja udah nemu, maklum aje itu lagi genting. Sempet ada kendala yang membuat saya hampir berdiri dua jam di depan meja teller, wkwkwk mana belom sarapan dah ah.

jretjretjret, akhirnya proses berhasil! Uang sudah diproses untuk selanjutnya di konversikan dan diterima oleh kedua vendor tersebut. Saya langsung konfirmasi ke masing-masing vendor kalau uang sudah di transfer dari Indonesia ya.

Ini yang bikin degdegan setengah mati sampai pernah satu hari saya kerja gak fokus, tidurpun tak nyenyak, stresss bradeerr.

Sore hari saya tanyakan ke mereka, uang udah masuk belom ya? Mereka jawab belum. Baik, mungkin masih proses. Selanjutnya saya tanya ke teman, kalau proses pengiriman uang ke luar negeri biasanya berapa lama seh, katanya dua hareee. Okeee, saya menunggu hingga sore di hari kedua, saya bilang “unni, tulung ya, kalau duit blm masuk uga, tanyain sm CS bank lau” lah, mereka baik banget, pengertian juga “tenang aja, pasti prosesnya lama kok ini”

Pada malam di hari kedua pasca pengiriman uang, tidur ku tak nyenyak, kepikiran ini uangnya kapan masuk seh, waktunya udah mepet sama ultahnya kapten mabroooo. Hingga hari ketiga pas lagi beli makan, saya chat lagi, unni, kalau uangnya udah masuk, tolong bilang yuaaa. Tuhan melancarkan segala usaha hambaNya. Uang akhirnya masuk ke rekening merekaaaaaaa. aaaaaaakuuuuuu seeeennnaaaaaangggg tidaaaaaaaakkk kepalaaaaaanggg.

and these are our greatest gift to our beloved Captain, Park Hyo Shin.

Untuk kue dan lilin, kalian bisa liat di akun twitter tersebut yaww.

Dear Yena and Ruah Flower, thank you for your cooperation, patient and the good gift you’ve made for us.

Mereka berdua ini amat sangat baik, pengertian dan juga sabar banget. Bayangkan gaes, saya masih komunikasi via katalk untuk proses tawar menawar hingga jam 2 malam waktu korea, dan mereka masih menimpali, padahal bisa saja saya hanya pembeli yang PHP cuma nanya2 doang tanpa kejelasan lanjutnya wkwkwkw

Yena udah baik banget ngasih free candle, design kue yang juga sangat bagus ditambah miniatur PHS saat berperan di The Man Who Laugh musical.

Ruah flower juga baiiik, pengertian banget dengan budget seadanya, ternyata dia bikinin buket bunga dengan harga minimal tapi hasilnya luar biasa maksimal. dia bilang “makasih udah order jauh2 dari luar negeri, gue tau kalian melewati waktu yang sulit untuk pesan ini, makanya gue bikin bunga yang bahkan lebih besar dari biasanya dan ucapan juga gue tulis tangan dengan dua bahasa” yaAllah, bersyukur banget di kelilingi oleh orang-orang Korea yang baik, ramah, serta responsif.

Aku tersentuh, tak dapat berkata apa2 selain berterima kasih dan mengucap rasa syukur.

Jadi, karena ini pengalaman pertama bertransaksi International, hal ini tentu akan sangat jadi sebuah kenangan berharga dan tak terlupakan di tahun 2018 bersama Soultree Indonesia.

Semoga kita bisa nonton langsung konser Park Hyo Shin atau datang ke fanmeeting-nya yaaa. AMIIINNN

if you love him, take step to tell how much you love him. The results are depend on God’s will and his decision. Don’t afraid to make a move!

With love,

MF

 


Share

Leave a Reply