Cinta, Kehidupan, Perpisahan, Sajak, Waktu

Melepasmu

Dan pada akhirnya kematian adalah akhir dari segala perpisahan di dunia ini.

Tak akan mungkin dapat berjumpa, bertatap muka dan memadu kisah yang terpaut jarak, waktu dan juga kehidupan.

Inilah akhir dari kehidupan di dunia, akhir dari segala cerita dan kisah kita berdua.

Untukmu yang tercinta, ini adalah akhir dari cerita indah kita di dunia, dan akan berlanjut di akhirat kelak.

Aku takkan sedih melepaskanmu pergi dari sisi, namun aku hanya meluapkan emosi perpisahan kita untuk terakhir kalinya, air mata, isak tangis dan haru ini adalah yang terakhir untukmu.

Aku akan tetap mencintaimu meski kita sudah berada didunia yang berbeda, karena mungkin cinta kita akan kekal di akhirat sana sampai ajal menjemputku untuk menyusulmu ditempat terindah itu.

Aku tak akan meminta Tuhan untuk membuatku dapat bersamamu saat ini, namun aku akan meminta Tuhan untuk menjaga mu disisi.

Semua ini adalah perjalanan hidup, garis tangan Tuhan yang sangat rahasia untuk dapat diketahui.

Pergilah dengan tenang dengan semua doa, cinta dan kasih sayang yang sudah kami berikan dimasa hidupmu.

Kami rela melepas kepergianmu, kami ikhlas melepas jasadmu terkubur oleh tanah.

Senyuman indah akan selalu terbayang di depan mata ini.

Tatapan sendu akan selalu teringat di fikiran ini.

Dan kata-kata mutiara maupun nasihatmu akan selalu melekat di diri.

Selamat Tinggal kau yang tercinta, Selamat bepisah kau yang terkasih, dan Sampai jumpa dikehidupan selanjutnya yang entah apakah akan terwujud atau tidak.

Doa, cinta dan kasih ini akan selalu untukmu.

Share

Leave a Reply