Cerita Kita, Cinta, Perpisahan, Uncategorized, Waktu, Writing

Day 2 : Pertama dan Memilukan

Orang bilang cinta itu buta.  Cinta itu bisa datang dan pergi sesuka hati tanpa bisa diprediksi. Meskipun cinta itu manis, tapi kadang memberikan rasa pahit yang memilukan batin.

Mungkin sejak gue update tulisan yang berjudul Day 1 : Awal Berkenalan , kalian bertanya-tanya dalam rangka apa gue nulis dan ngomongin tentang mantan, dan jawabannya adalah dalam rangka  #30HariMikirinMantan . Gak apa-apa ya 15 postingan gue berisi tentang mantan. hahaha

Jika postingan yang pertama tentang awal kenal dan berjumpa, maka pada kesempatan yang kedua ini akan bertemakan pertama dan memilukan. Penasaran gimana isinya? Yuk cuss langsung disimak 🙂

Sejak awal jumpa pada sore hari itu, komunikasi berjalan dengan baik nan intens.

Mengawali pembicaraan ketika fajar menyongsong, berhenti sejenak ketika jam belajar, dan berakhir ketika rasa kantuk menerjang.

Karena sering bangun kesiangan, doi nyuruh gue bangunin dia satu jam sebelum berangkat sekolah. Harus nelpon berkali-kali sampe di reject sama doi, yang berarti doi sudah bangun dari tidurnya.

Sungguh, pengalaman pertama berjuta rasa.

Hingga pada suatu hari, dia nyuruh gue kerumahnya biar berangkat sekolah bareng.

”Kamu kerumah sini biar berangkat bareng. Aku gak bisa jemput”

“Ish, aku gak tau rumah kamu dimana”

Dan dijelaskanlah bagaimana jalan menuju rumahnya, penuh perjuangan karena harus pake sepatu kerja yang ada heelsnya, dan jarak dari gang kerumahnya itu hampir seratus meter.

*Gue rela menderita asalkan orang disekitar gue senang bahagia selamat sentosa, guys.*

Tibalah didepan gerbangnya, dan jengjengjeng.

“Assalamualaikum”

“Wa’alaikumsalam. Mia, ya? Sini masuk”

*matiiikkkk gueee, itu emaknya doi dan langsung kenal ini gue*

“Eh, iya bu. Bintang-nya ada bu?”

“Ada tuh, tadi udah bangun pas kamu telpon, eh tapi tidur lagi.”

“Oh hehe iya bu”

“Bangunin aja tuh, mau minum apa?”

Akhirnya doi bangun setelah gue guncang-guncang dan gue panggil-panggil dengan mesra. Bakakakakakaka

Sambil nunggu Bintang mandi, Ibu ngajak ngobrol ini itu, mulai dari rumah dimana dan sebelah mana, orang tua kerjanya apa, ambil jurusan apa, sampe nanya udah berapa lama sama Bintang. Semua pertanyaan itu gue jawab sambil tersenyum, jantung berdegup dengan kencang, dan rasa grogi menggerogoti diri. apeuuuuu

Apakah kalian bertanya gue dan doi sudah jadian?

Jawabannya, iya. 1 bulan setelah awal jumpa, melalui sebuah SMS, iya Short Message Service, doi nembak gue. *pertama kalinya gue ditembak lewat pesan, bukannya tatap muka seperti biasa wakakakak*

Setelah Bintang rapi pakai seragam dan siap berangkat, gue pamitan sama Ibu.

“Ibu, Mia berangkat dulu, ya”

“Iya, nanti main lagi ya”

*Duh sambutan dari emaknya aja udah baik gini kan, bikin gue terbang bakal diterima jadi calonnya nanti*

Dipertengahan perjalanan, gue membuka pembicaraan diatas motor.

“Kok Ibu kamu kenal aku? Kamu cerita tentang aku?”

“Iya, udah liat fotonya juga”

Yaampun, makin terbang aja gue, doi terbuka sama emaknya, dan emaknya sangat ramah, bikin gue terbang lagiii

Setibanya gue di dalam kelas, ada yang nyamperin gue, namanya Melati.

“Mi, lu jadian sama Bintang?”

“Dih, kata siapa”

“Kata Bintang

“Lah lu kenal juga?”

“Dia saudara gue, pea”

*jleb

“Ahaha gue gak tau, mel, kalau doi saudara elu”

“Iya, doi kan mantan nya si Mawar anak kelas C. Mantannya si Anggrek anak kelas D juga. Sama si D dari SMP kelas 3 sampe masuk SMK kelas 1”

“Oh gitu, ahaha. Gue baru tau. Yaudah biar aja”

Pedih ya, ternyata mantannya banyak yang satu sekolah sama gue. Kalau lo jadi gue, apa yang bakal lo lakukan?

Ketika gue diajak terbang dengan dikenalkan kepada emaknya, lalu gue terjun bebas karena banyaknya mantan doi disekitar gue.

Bagi gue, dikenalkan kepada orang tua adalah suatu bentuk keseriusan dalam menjalin hubungan, maka oleh karena daripada itu, gue kaget plus seneng diajak kerumah dan ketemu sama Ibu-nya.

Tapi, ketika gue sampai disekolah, fakta bahwa doi punya mantan banyak adalah sebuah kenyataan yang memilukan. Ditambah lagi hubungannya dengan mantan terdahulu hampir lebih dari setahun!

Tidak semua yang pertama adalah menyenangkan.

Karena akan ada saatnya yang pertama akan terasa memilukan.

P.S : Bintang, Melati, Mawar adalah nama samaran.

Mohon jangan diambil hati jika ada kesamaan nama samaran.

Share

2 Comments

  • Reply

    N Firmansyah

    7 March, 2016

    Itu Bintang sama Anggrek dan Mawar pasti LDR-an. Bintang di langit, Anggrek di bumi. Menyedihkan :((

Leave a Reply