K-Zone, Lifestyle, Mimpi, Review, Travelling, Waktu, Wisata, Writing

Korea Selatan, Akhirnya Aku Disini

Chase your dream till the end of the day!

Menghitung hari, mempersiapkan cuti kerja, hingga menukarkan beberapa mata uang Won. Wow, saya tidak percaya pada akhirnya akan benar-benar tiba di Korea Selatan!

Ngomong-ngomong, beberapa cerita saya akan terbagi menjadi beberapa babak, ceilah, yaitu bersama dua orang wanita, dua orang lelaki dan 1 wanita, 2 wanita, 1 lelaki dan 1 wanita. Bingung ya? Daripada bingung, baca terus tulisan ini sampai selesai yooww.

Meskipun penuh kegelisahan dan rasa keengganan karena masalah keluarga, pada akhirnya saya berangkat ke bandara, ke meeting point bersama 2 orang teman wanita saya, Ka Didi dan Ka Lona. Saya kenal Ka Didi karena konser SS6, dan Ka Lona adalah temannya Ka Didi. Paham? Intinya, Ka Lona adalah temannya teman saya.

Setelah menunggu tengah malam, akhirnya kami, saya, ka Lona dan Ka Didi memasuki pesawat dan duduk dibangku masing-masing. Jadwal pesawat take off adalah 23.45 WIB, namun karena satu dan lain hal, diundur selama 10 menit. Saya merasakan ada yang tidak beres, perasaan tegang dan deg-degan. Mesin pesawat akhirnya dinyalakan, menuju runway, tapi ada yang aneh, didalam pesawat itu panas, AC-nya kayak nggak sepenuhnya berfungsi, padahal saya udah pake jaket tebel biar nggak kedinginan. Yah, mungkin begitu kali ya ASIANA? AC-nya nggak dingin2 amat? Ada yang pernah berpengalaman seperti ini?

Perjalanan kami alhamdulillah mulus tanpa turbulensi sama sekali, hingga akhirnya tiba di Korea Selatan pagi hari sekitar jam 9, hari Jumat tanggal 12 April 2019.

Hanbok2

Apa yang saya lakukan ketika sudah tiba di Korea Selatan?

1. Cari Free WiFi, hubungi keluarga dan update “Akhirnya tiba di Korea”

Free WiFi disetiap negara memang berbeda-beda mekanismenya, ada yang langsung login, ada yang kudu masukkin nomor identitas, ada juga yang suruh scan paspor. Hubungi keluarga itu nomor satu, setidaknya apapun kegiatan kita seharian, jangan pernah lupa untuk ngabarin ke mereka. Kalau saya, misalnya ketika baru mendarat, saya bilang “baru nyampe nich ma”, lalu hari berikutnya banyak kegiatan, saya hanya perlu melampirkan satu foto lagi dimana dan ngapain. Selebihnya ya Have Fun dan jaga diri.

2. Tukar voucher WiFi router

Karena pergi bertiga, dan untuk roaming international itu lumanyun ya, jadi kami memutuskan untuk patungan sewa WiFi router via klook. Selain itu, saya juga beli sim card international yang hanya bisa digunakan untuk internet only dengan masa aktif 7 hari.

3. Beli TMoney + makanan di Sevel Bandara

Karena saat itu memang saya benar-benar baru pulih dari tipes dan liver selama lebih dua minggu rehat dirumah, hahahahahaha, saya harus menjaga perut tetap terisi jangan sampai kelaparan. Lalu kami langsung menuju sevel terdekat untuk beli Onogiri, air mineral serta TMoney. Nah, kalau kalian sering baca-baca forum backpacker ke Korea atau review perjalanan, pasti nggak asing dengan TMoney ya gaes.

Salah satu jenis alat pembayaran elektronik seperti e-money kalau di Indonesia ya. Penggunaannya juga sama, untuk naik alat transportasi seperti subway, bus hingga jajan di CU, Sevel atau GS. FYI, per bulan april itu, untuk sekali naik subway, biayanya itu 1.250 Won ya. Pertama kali Top Up itu 30.000 Won. Kalau kelebihan, ya kamu bisa tuh jajanin sebelum pulang, kalau kurang tinggal top up di mini market atau mesin otomatis.

4. Cari rute menuju stasiun kereta, karena sudah book tiket AREX menuju Seoul Station

Jauh hari sebelum keberangkatan, kita bertiga sudah pesan untuk tiket kereta cepat, AREX, karena harganya lebih murah, tetep yekan. Pesannya juga di Klook. AREX-nya datang lebih cepat, hampir saja kami ketinggalan karena awalnya dikira jam yang tertera pada tiket adalah tiket ketibaan kereta, ternyata itu keberangkatan hahaha.

Setibanya di Seoul Station, kami geret-geret koper yang masih enteng menuju rute stasiun pemberhentian terdekat dengan Hostel yang kami pesan. Saat itu, kami pesan di Fortune Hostel, bertempat didaerah Jongro 3-ga. Bermodalkan poin Traveloka Ka Didi, kami mendapatkan kamar 4 bed dengan harga kurang dari 2 juta rupiah untuk 5 hari 4 malam. Hahay. Kami menyempatkan diri ke Toilet stasiun, untuk touch up dikit ehey siapa tau ketemu oppa, gosok gigi juga ya, karena di pesawat kelupaan, tidur melulu. HA. Setelah tiba di Hostel, kami drop bagasi dan leha-leha break sholat dzuhur gaes. Dingin banget air-nya pas wudhu wkwkwkwk

Hanbok3

Setelah itu, kami lanjut ke tempat penukaran Hanbok disekitaran Istana Gyeongbokguk, masuk free ke dalam hingga jalan-jalan ke Gwanghwamun sambil nyanyiin “Oneul pabo cheorom geu jarie seo inneungoya” Such a bright-sunny-Friday in Korea! Oh, nggak lupa kami dapat pujian “yepooooo” hahaha

Sehabis ganti baju dan pakai jaket lagi, kami lanjut ke K-Star Road dan SM Coex. Tapi sayangnya, SM Coex jam setengah 9 malam sudah tutup, jadi cuma bisa foto-foto doang ahahaha.

Oh ya, ketika Ka Lona dan Ka Didi menyelusuri K-Star Road hingga ke kantor SM Entertainment, saya memilih duduk di bangku halte bus. Gapapa lah saya duduk ditengah dinginnya cuaca menjelang malam, bukannya saya nggak tertarik, saya tertarik banget menelusuri lebih jauh, namun sayangnya tenaga saya sudah terkuras habis. Yes, tenaga saya yang masih belum sempurna lepas dari bedrest 2 minggu, habis begitu saja karena harus angkat koper keluar dari gerbong subway, menelusuri setiap arahan menuju pintu keluar untuk mencapai Hostel. Yaaa Tuhan, itu tangganya banyak banget, melingkar dan hampir 30° kali ya haha. Rasanya jauuuhhhhhhhhh banget. Koper berat, tangga menjulang tinggi, badan masih harus bersosialisasi setelah turun dari pesawat hahaha. Saya yang lemah kala itu, cuma bisa ngeluh ke Ka Lona, Ka Didi dan Tuhan sambil menyemangati mereka.

“Kaaaaa panjang amat ini tangganyaaa”

“Ya Allah kenapa nggak ada eskalator di pintu keluar ini”

“Ka Didi Ka Lona semangattt haaaaa”

“Yoooo kita kuattt hahaha”

Sambil cekikikan dan geleng-geleng kepala kapan tangga ini berakhir hahahaha.

Total lama saya di Korea itu 9 hari gaes. Laamaaaaa banget kelihatannya ya? Ternyata, setelah dijalani, 9 hari itu pendek banget untuk menelusuri Korea Selatan, khususnya Seoul

Bersambung jilid 1

Much Love!

MF

Share

3 Comments

  • Reply

    N Firmansyah

    13 September, 2019

    Onogiri pasti asalnya dari Wonogiri.

    Yepoo artinya apaan, Mi? Bukan kepo kan?

    • Reply

      Mia Fajarani

      16 September, 2019

      bodo amat jadi wonogiri. haha yeppo itu artinya cantik cantik hatinyaaaa

  • Reply

    Endang Setiawati

    16 September, 2019

    Enak banget, Mi pake point traveloka bisa buat booking kamar selama itu. Mia nyobain susu banana ga? Aku pengen banget tuh nyobain minuman uyu itu

Leave a Reply to N Firmansyah Cancel reply