Perasaan ini hancur. Semuanya tidak tertata sebagaimana mestinya. Air mata ini mengalir setiap saat.
Mengapa ini terjadi padamu? Kenapa kau pergi tanpa aba-aba? Kenapa pergi sebelum mempersiapkan diri?
Katanya, kematian adalah hal yang pasti, dan setiap manusia harus mempersiapkan diri.
Tuhan, aku tidak siap, semuanya tiba-tiba. Kehilangan ini begitu melelahkan, begitu menyakitkan. Aku tidak melihat hal itu dapat datang secara cepat, tanpa bisa mempersiapkan perasaan ini.
Tuhan, kenapa kau mengambilnya?
Bukankah doaku adalah untuk segera kau cabut nyawaku agar orang terkasih bisa lebih panjang umur? Kenapa kau renggut mereka, Tuhan?
Aku marah? Tidak. Aku hanya mempertanyakan, kenapa Tuhan?
Setahun ini penuh tangis, tahun ini penuh kesedihan. Kenapa hal ini terjadi padaku, yang tidak siap ini.
Tuhan, kenapa kau mengambilnya ketika aku tak siap?