Cinta Yang Tertunda dan Ao Haru Ride

Cinta yang tertunda? Iya, seperti cintaku padamu yang belum sempat dimulai.

Cinta itu tertunda karena keadaan. Cinta yang tak pernah berawal, tapi hendak diakhiri sesegera mungkin. Bagaimana bisa  cinta itu hendak diakhiri saja? Dimulai pun tak pernah. Tapi tahukah kamu, bagaimana pahitnya ketika cinta tak berbalas karena dia pergi tanpa pernah tahu kapan akan kembali? Menyisakan berjuta tanya kepada janji yang pernah terucap, tanpa pernah bisa dipenuhi.

Priiiitttttttt.Cukup sekian pembukaannya haha

Cinta tertunda? Iya, ketika sudah janji untuk bertemu, tapi dia tak pernah datang, bahkan tak pernah muncul sekalipun memberi konfirmasi. Ibaratnya gini, gue sama si A mulai tumbuh benih-benih cintah, -ini bukan cinta bertepuk sebelah kaki ya-, lalu janjian untuk nonton bareng di bioskop U. Tapi, si A enggak pernah datang. Bahkan batang hidungnya pun tak pernah muncul lagi dihadapan gue. Lah, nyesek kan kayak gitu. Rasanya itu, pahiiittt, ngeganjel, pokoknya enggak enak deh HAHAHAHA. Pengalaman, buuuu

Nah, jika pada postingan review film AADC2 gue memberikan judul sebagai Cinta yang belum tuntas, maka pada postingan kali ini, “cinta yang tertunda” sangat pas untuk film Ao Haru Ride Live Action!

Film  Ao Haru Ride, atau yang bisa diartikan Blue Spring Ride, rilis pada tahun 2014. Sudah ada yang nonton film ini??? Kalau belum, gue rekomendasiin banget film ini bagi kalian penyuka genre teen-romance, dan juga para pecinta manga dan anime yang pada akhirnya dibuatkan Live Action-nya. uwuwuuuwww.

Cerita berawal ketika Yoshioka Futaba berteduh disebuah kuil, yang juga ternyata menjadi tempat berteduh Tanaka Kou. Tanaka bilang, “hujannya datang secara tiba-tiba, ya” sambil tersenyum, lalu tiba-tiba melemparkan baju kearah Yoshioka dan langsung pergi menerobos hujan. Semenjak itu saling mencuri pandang, mengagumi secara  sembunyi-sembunyi, dan menaruh hati. Dan di libur musim pada tahun kedua sekolah menengah pertama, di depan sebuah poster festival musim panas, Tanaka mengatakan “Pukul 7, di Taman Sankaku tepat dibawah menara jam” kepada Yoshioka. Diapun memenuhi janji, hadir menggunakan kimono karena bertepatan dengan festival musim panas, dan tepat berdiri dibawah menara jam pada Taman Sankaku pukul 7. Namun, Tanaka tidak pernah datang, bahkan masuk sekolah pun tidak pernah.

Beranjak dewasa, memasuki sekolah menengah atas, Yoshioka berubah menjadi cewek yang rame, dan ceria, berbeda dengan Yoshioka ketika SMP, yang pendiam dan dikira sok imut oleh teman-temannya. Yoshioka rela berubah demi memiliki teman dan tidak diasingkan atau di bully teman wanitanya. Pada satu kesempatan, ketika Yoshioka sedang berjalan menuju kelas bersama teman-temannya, tiba-tiba ada seorang pria yang menabraknya, lalu sweater dan roti yang dipegang hampir jatuh. Tapi si cowok ini langsung sigap menangkap roti, dan mengembalikan sweaternya dengan cara yang sama persis Tanaka lakukan pas SMP ketika sedang berteduh di bawah kuil.

Yoshioka langsung mengejar si cowok hingga ke tangga, lalu memanggil “Tanaka-kun” yang berbarengan dengan seorang cowok memanggil sosok itu dengan nama “Mabuchii” . Yoshioka mengira itu bukan Tanaka, tapi ketika turun hujan dan lagi-lagi berteduh di bawah kuil yang sama, disana ada cowok itu. Mereka saling memandang, si cowok memberikan Yoshioka sebuah senyuman manis, bahkan berkata “Hujannya datang secara tiba-tiba, ya”. Secara lantang, Yoshioka memastikan, “Kamu, Tanaka-kun, kan?” Namun si cowok malah bilang, “Aku Mabuchi Kou, Tanaka Kou sudah tidak ada lagi” 

Jelas-jelas itu Tanaka-kun, kenapa jadi Mabuchi-kun??? Apa maksudnya Tanaka Kou sudah tidak ada lagi???

Dalam film ini, tidak hanya menceritakan dua tokoh ini saja, tapi masih ada tiga tokoh pendukung yang juga masuk dalam lingkaran persahabatan Yoshioka-Tanaka/Mabuchi, yaitu  Shuko Murao, Aya Kominato dan Yuri Makita. Tokoh pendukung lainnya ada Yoichi Tanaka, Tooma Kikuchi, Yui Narumi.

Hasil gambar untuk ao haru ride live action

Yah namanya juga “a movie based on….” pasti enggak bakal 100% ikutin cerita awal, selalu akan ada transkrip cerita sendiri, jadi jangan heran kalau banyak yang berkomentar jika film ini tidak sesuai dengan manga atau anime nya.

Menurut gue film ini cukup membuat gue jatuh cinta dengan sosok Kou yang diperankan oleh Masahiro Higashide, yang ganteng, tinggi, pendiem, alis tebel dan tatapan sendunya bikin klepek-klepek AKAKAKAKAK. Keimutan Yoshioka yang diperankan oleh Tsubatsa Honda juga tidak kalah mencuri perhatian, doi maniiisss banget di film ini dengan rambut pendek dan gigi kelincinya hihi. Dari segi cerita, mungkin emang agak kecepetan, tapi bagus kok, jalan cerita bisa dipahami meskipun hanya berdurasi 2jam lebih 2 menit. Soundtracknya juga tidak kalah menarik, mulai dari backsound hingga ending song yang dinyanyikan Ikimono Gikari berjudul Kirari.

Konon katanya, lagu yang berjudul Kirari ini dipilih oleh sang produser karena sesuai banget dengan cerita Ao Haru Ride, dan liriknya mencerminkan kisah cinta para anak remaja. mihihihi

Dari film ini gue mendapat pelajaran bahwa:

1. Cinta itu harus diungkapkan meskipun pada akhirnya bertepuk sebelah tangan. Tapi setidaknya sudah tidak memendam perasaan, karena jika terus dipendam, lama-lama bisa stress.

2. Jangan terus tinggal dimasa lalu, kamu harus move on dan tetap jalani hidup. Sesulit apapun masa lalu yang pernah kamu hadapi, tetap saja waktu itu berputar kedepan, bukan kebelakang.

3. Tidak perlu menjadi orang lain dalam mempertahankan persahabatan, jadilah dirimu sendiri yang apa adanya tanpa melebihkan satu senti gaya mu itu.

Penasaran dengan kelanjutan dari cinta yang tertunda antara Yoshioka Futaba dan Tanaka/Mabuchi Kou? Penasaran dengan persahabatan lima serangkai tersebut? Lalu apa hubungan tiga tokoh pendukung dengan kisah mereka? Nonton aja dulu, donloood donlooooddd. Minta?Boleh sini sama mia, wassap aja ya. WKWKWKW

Remaja adalah masa mencari cinta, itulah yang mereka katakan. Hati kita berdebar. Kita merasa gelisah. Dan kita ingin tahu tentang anak laki-laki. Ya, kita jatuh cinta dengan seseorang. Itu adalah misi terbesar bagi kita para wanita. Tapi bagi para wanita, hidup lebih rumit dari sekedar urusan cinta. -Yoshioka Futaba

Oh iya, FYI nih, kalau kalian suka Death Note, yang kebetulan bakal keluar bulan Oktober nanti, Masahiro Higashide main loh di film tersebut. Doi jadi detektifnya looh, uwuuuw. Tapi sayang sih, doi udah taken. wakakkakak Bahkan udah punya dua anakkkk mihihi kembar pula.

Ah, saya sudahi saja tulisan ini. Jangan lupa di tonton ya, filmnya bagus kok. bikin ketawa, senyum-senyum manja, bahkan menangis hingga terisak. HIKS.

INI BONUS FOTO BUAT KAMU YA!

Hasil gambar untuk ao haru ride live action

85 comments / Add your comment below

  1. Baca paragraf pertama, kirain Nulis puisi.
    Paragraf selanjutnya, ” oh curhat toh”
    Paragraf selanjutnya lagi, “lah, malah jadi review film” hahahha
    Btw, death note nya bisa mereeen

  2. Ahelah, cowoknya kebanyakan kode. Mana lempar-lempar baju lagi, berasa ganteng apa. Aku kalo jadi ceweknya ngamuk tuh seenak jidat dilemparin baju sembarangan. Hahahaha.

    Seleraku beda jauh ya Mi sama kamu, kalo aku mungkin bakal ngantuk banget nonton film genre beginian, selain ngantuk yang ada juga isinya mencerca cerita sepanjang film. Wkwkwk.

    1. ahaha, mereka masih malu-malu kucing pas masih SMP, jadi cuma bisa kode. kalau seusia kita sih bukan kode lagi mainnya, tapi lamar! hahaha
      aku sebenernya suka action, tapi, entah kenapa jantung selalu berdegup sangat kencang 🙁

  3. bener banget, cinta itu harus diungkapkan jangan dipendam karena kalo udah ngeungkapin dan bertepuk sebelah tangan, kamu sadar klo dia ga suka sama kamu. tapi kalau ternyata kalian sama-sama sukaaa? tapi keduanya ga berani ungkapin, yang nyesel siapa coba? betul ga mba mia?

  4. Tidak perlu menjadi orang lain dalam mempertahankan persahabatan, jadilah dirimu sendiri yang apa adanya tanpa melebihkan satu senti gaya mu itu. >>> menjadi diri sendiri itu emang penting banget

  5. Setuju banget poin 2. Jangan tinggal terlalu lama di masa lalu. Move on dan buka pintu hati untuk cinta yang baru.
    Anggap aja yang lalu bukan jodohnya dan yang baru adalah jodoh terbaik kita.
    *numpangmenasehatidirisendiri.xixi

    Aku jarang nonton film jepang, biasanya korea mulu. Tapi boleh lah kapan2 dicoba nonton film jepang. Biasanya anime atau efeknya lucu2. Waktu itu ak nonton yg F4 versi jepang.

    1. akkkk boys over flower yak? itu kereeennn kok sampai sekarang aku suka reeview2 lagi dramanya mbaak.
      haha iya, terlalu lama tinggal di masa lalu malah bikin diri sendiri terpuruk hingga rasanya mau mati saja hih

  6. aku udah nonton film Ao Haru Ride ini mbak, biasanya kalo ada live action dari anime atau manga aku udah ngincer buat nonton hehe ceritanya emang kisah cinta abg banget ya 😀

  7. Reviewnya kak mia lengkap euyy, yg kurang mungkin video thrillernya dari filmnya wkwk
    kalau soal film korea, aku bingung mau komentar apa kak mia.. aku gak terlalu mengikutinya.

    Mungkin jika dilihat dari nilai-nilai yg didapat mungkin sedikit banyak bisa menambah pengetahuan dan penalaran ya kak, khususnya soal cinta, move on, masa lalu, dan pengungkapannya..

    Ya setuju bgt sama poin nomer 1, sekiranya lebih baik mengungkapkan perasaan cinta, meski itu bertepuk sebelah tangan dan tak terbalas. dibandingkan cinta dipendam sedemikian lama, semakin lama menjadi residu dalam jiwa yang membuat stress

  8. Kayaknya aku pernah nonton film ini deh. Tapi, ceritanya udah agak-agak lupa nih, hehehe. Akhirnya happy ending kan?

  9. Jadi penasaran dengan ending percintaannya. Mereka akhirnya jadian, gak? Trus kemana si Tanaka? Mabuchi itu, Tanaka? Ah…jadi penasaran…
    Suka gemesin ya, kalo pemeran utama prianya, pendiam, cool tapi kalau menatap lawan mainnya, gimanaaa gitu…so sweet ?

  10. Aaaak.. aku pernah lihat filmnya yang cewek, teen-romance juga.. kalau nggak salah judulnya debut apaaa gitu, agak lupa. ^^

    Kayaknya ini rekomendasi keren.. makasih Miaaa :*

  11. Ini film jepang atau korea mi? *masih susah bedain*

    Ehm, untuk ukuran review film. Cukup banyak spoilernya ini. Next kasih spoiler warning ya 🙂

    Ga review train to busan?

  12. Cinta yg tertunda

    Karena janji & harapan ,
    Karena waktu & keadaan
    Karena khayalan berbeda dg kenyataan

    Ya itulah hidup.
    Hidup tanpa cinta apalah artinya
    Cinta tapi tak ada kehidupan gersang rasa di hati

    Wah bagus mba postingan na bikin saya pengen buat puisi.

    Thanks Mia

  13. Jadi penasaran. Spoiler doong…
    Itu Tanaka atau bukan, sih? Yg jelas sih Tanaka, bukan kembarannya. Tanaka dan kembarannya kecelakaan, amnesia, krn bertukar gelabg di tangan, ortunya salah mengidentifikasi. Trus berlanjut sampai dewasa. (Bikin cerita sendiri ala sinetron). Hahahaha

  14. Wah kayaknya seru ni Ao Haru Ride. Belum nonton sih. Rencananya pengen nonton animenya aja dulu. Temen paling punya pang.

    Oh iya, yang nyanyi Ikimono Gakari ya? Tak jamin pasti bagus dah tu suaranya. Ntar download ah…

    Poin-poin kesimpulannya agak nyesek gitu ya. Hahahahah…

  15. Haha kak Mia nyeritainnya setengah-setengah, jadi kepo kan sama filmnya. hehe Btw, aku suka sama film Death Note.. pengen nonton Death Notenya ajaaa. hehe

  16. pasti nih bau-bau film romantis nih.. cinta yang tertunda lagi.. pasti lumayan nih buat tambahan tontonan di hari libur.. hehe..
    (walaupun saya sbnarnya lebih suka film action.. wkwk..)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *