Cerita Kita, Kehidupan, Sajak, Waktu

Haruskah aku bertahan?

Mencoba bertahan dalam sebuah badai nampak nya hampir membuat diri ini menyerah.

Kenyataan hidup tak mampu aku tebak dengan mudah karena semua nya adalah rahasia Tuhan.
Disini, diladang penghidupan ini, rasanya aku ingin menyerah dalam perjuangan menuju keemasan.
Rasa dan bibir tak mampu bersinergi dalam merangkai kata.
Tidak, kau tak boleh menahanku untuk berhenti sejenak. Kau tak mampu melarangku menangis.
Hidup ku bukan hidup mu yang hanya terpaku pada logam emas .
Jangan pernah berharap bahwa kau akan memenangkan cerita yang kau karang sendiri. Karena cinta bukan hanya kau yang berpaling. Namun hati pun dapat berpaling.
Munafik adalah suatu sifat manusia yang pasti. Jangan pernah mengarang harapan bahwa dunia akan berpihak padamu. Karena nyata nya bukan hanya dirimu lah yang bersanding di dalam hati nya.
Ketika kau hendak berjalan menanggulangi kejadian di masa lampau, berhati-hati lah bahwa kau akan terjatuh kedalam lubang yang sama.

Bukan aku yang akan menghakimimu. Bukan aku yang akan meluapkan rasa ini.
Karena ada Tuhan yang lebih berwenang untuk melakukan nya.

Share

Leave a Reply