Kehidupan, Pilihan, Sajak, Waktu

Ketika Semua Memandang Sebelah Mata

Kamu tahu rasanya ketika semua ini menjadi tidak adil ketika mereka memandang sebelah mata ?

Ya, kadang mereka selalu berprasangka buruk, melihat dengan sebelah mata dan mengadili tanpa tahu asal-usulnya.

Mereka tidak adil bukan ?

Sebenarnya dari semua itu pasti ada alasan terselubung didalamnya.

Mungkin saja dia tidak pernah mau tahu tentang orang lain atau dia iri dengan keadaan maupun sikap orang lain.

Keadilan tidak hanya di dapatkan ketika berhadapan dengan hakim di pengadilan. Tapi juga berhak didapatkan atas dasar penilaian orang lain yang memang sesuai dengan kenyataannya.

Menilai pun bukan sekedar memberi pendapat seadanya dan memberi sebuah angka sebagai suatu penghargaan, tapi harus ada pertimbangan dari A sampai Z.

Itulah hidup, yang tak pernah habis untuk dibahas satu-persatu pokok permasalahannya. Dan bahkan untuk pemecahan masalah atas terbelitnya variabel kehidupan banyak alternatif solusinya.

Dan semua nya tergantung kepada pelaku kehidupan yang berfikiran mana yang baik dan kurang tepat untuk di terapkan.

Jangan selalu memandang orang dengan sisi jahatnya yang sebagian besar adalah perilakunya didunia, tapi dengarkan kata-kata bijak yang keluar dari mulutnya.

Tidak semua orang jahat berkata buruk, dan tidak semua orang baik berkata baik.

Semuanya perlu ditelaah agar tidak tersesat dan dapat membetulkan segala sesuatunya yang salah di mata orang luas.

Karena hidup bukan untuk saling menjatuhkan satu sama lain, bahkan sekalipun itu adalah sahabat sejati atau mungkin keluarga sendiri.

Share

Leave a Reply