Korean Culture Day 2016 : Talkshow Session

Anyeonghaseo yeorobun!

Kembali lagi pada event Korea tahunan yang diselenggarakan oleh mahasiswa FIB UI jurusan Sastra dan Kebudayaan Korea, Korean Culture Day 2016.

Berhubung rangkaian acara KCD ini panjaaang kali lebar kali tinggi kali aja cinta *aih* . Maka gue memutuskan untuk membagi ke dalam dua postingan. Postingan yang kalian baca saat ini adalah bagian pertama sebelum masuk ke acara inti. Yuk dilanjut bacanya!

IMG_20160417_212245

Setiap acara pasti berbeda tiap tahunnya. Yup! Kalau tahun sebelumnya hanya ada Korean Mini Fair dan Korean Culture Day yang diselenggarakan didalam ruangan, maka tahun ini beda! Rangkaian acaranya lebiiihhh panjaaaaannggg lagiiii.

Pada awal bulan Februari kemarin, telah diselenggarakan Road To Korean Culture Day. Isi dari kegiatan ini tentu saja sebagai ajang promosi kepada masyarakat luas tentang KCD2016, juga sebagai kualifikasi untuk lomba singing cover dan dance cover. Gue udah bilang kan,acara tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya?! YA, acara ini di selenggarakan bukan di kawasan UI, melainkan di One Bel Park Mall Fatmawati ! Beuh, tempatnya kece, gueedeee, mudah dijangkau dan tentu, instagram-able banget deh disana haha

Dengan adanya Road To Korean Culture Day yang diselenggarakan di sebuah Mall, bukan berarti Korean Mini Fair-nya dihilangkan, gaes. Tentunya dan pasti, ada!

Keseruan Korean Mini Fair 2016

Kegiatan KMF2016 ini diselenggarakan di kawasan UI, ada dua kegiatan yang seru!! Yaitu kelas bahasa Korea dan kelas memasak Kimchi! Tapi sayang banget, gue terlalu fokus mikirin skripsi jadi info kegiatan KMF ini ketinggalan, alhasil semua kelas sudah penuh. *syedih padahal sudah merengek ke adminnya biar bisa nambah kuota*

Biarkan kesedihan berkecamuk, tapi jangan biarkan kesedihan selalu meliputi harimu.

Gue sedih enggak bisa ikut kelas bahasa korea, tapi tak apalah. Gue masih bisa datang ke acara KCD2016. Hehehe.

KCD2016 yang diadakan pada 16 April 2016 ini diawali dengan acara talkshow yang bertemakan Travel and Living in Korea. Gue diarahkan ke yeouido tempat berlangsungnya talkshow ini.

Pas gue sampai Yeouido, eh acara dimulai, yaudah langsung duduk manis sajaaa.

Narasumber diperkenalkan satu persatu. Ada kak Milk, Ryan dan Fiona. Uniknya KCD itu ya, MC-nya bukan anak Koreanologi sendiri, tapi dari Sastra Jerman! Mihihi

Princess Milk ini seorang pelajar S2 yang sedang menempuh pendidikannya di Yonsei University ! hayooo, ngaku siapa yang punya jaket Yonsei University haha.

Kak Milk cerita gimana sampai akhirnya dia bisa kuliah di Yonsei University. Dan ternyata, doi itu hobi ngunjungin beberapa negara, mulai dari Amerika, UK, sampai ke Australia. Trus dia mikir, negara mana lagi yang mau dikunjungi, kebetulan Korea saat itu sedang booming, jadi doi memutuskan untuk apply S2 disana hihi.

Kak Milk ini lucu! Rambutnya warna putih, wajahnya  oriental, ngomongnya campur Inggris-Indonesia, imut pake banget cara ngomongnya hhaha. Doi juga kasih info nih how to living in Korea.

  • Jangan pernah menyuap nasi menggunakan sumpit, karena itu adalah hal yang dianggap tidak sopan.
  • Cewek itu harus pake baju yang tertutup, jangan sampai belahannya keliatan. Karena orang sana beranggapan hal itu merupakan sebuah tindakan senonoh. Tapiiii, it’s okay kalau kalian mau paket rok mini atau celana pendek. Yang penting atasnya tertutup dan bawah nya terbuka *eh jangan buka-bukaan ya*
  • Harga kosmetik disana itu murah-murah banget. Contohnya lip tint di Indonesia bisa kisaran seratus ribu, tapi disana cuma empat puluh ribu. Hihi
  • Kalau ketemu pedagang yang kelihatannya “tua”, jangan dipanggil “Ahjussi” atau “Ahjumma” tapi panggil OPPA atau OENNI! Iya, kalau manggil Oppa/Oenni pasti kamu akan mendapat diskon HAHAHA
  • Mau makan di suatu resto, kita bisa kok minta untuk menghilangkan unsur “bab*i” dalam makanannya. Karena tahu kita adalah turis yang belum tentu boleh makan itu.
  • Jika disediakan soju atau minuman alkohol, minum aja, nanti tinggal buang di toilet. Hahaha . karena katanya, kalau ditolak, berarti itu suatu tindakan yang tidak terhormat. *jangan berpose hormat kepada Kapten Yoo Si Jin, ya*
  • Kalau masuk kerumah orang, jangan telanjang kaki, tapi gunakan sandal rumah yang disediakan. Katanya kalau bertelanjang kaki, diibaratkan itu jorok. Euwh!
  • Sekalinya kita bertanya menggunakan bahasa Korea, satu kalimat pertanyaan saja, maka selanjutnya mereka akan berbicara dengan bahasa Korea. HAHAHA ini bener banget.

Jadi, pas Volunteer 3 tahun silam, gue kan emang bisa ya baca tulis  korea, eh gue malah diajakin cakap-cakap pake Korean.HAHAHA ampun dijee. Trus gue jelasin aja dalam bahasa asing, “Oenni, maaf ni ya, gue ngerti lo ngemeng apa. tapi gue kaga bisa bales pake bahasa Korea” mihihi.

Gak cuma pas volunteer aja sih, tapi pernah Oenni yang satu ini lagi di Kota Tua, trus dia mau ke Mall. Doi nanya ke gue gimana caranya ke Mall terdekat ketika dia berada di tempat A*gue dikasih letak posisi nya, so gue kasih tau caranya gimana bisa sampai* eh tetiba doi nge-katalk gue dengan bahasa koreanya “Mia, ini gimana gue mau ke mall tapi gak ngerti jalannya” hahahaha

Pemateri selanjutnya itu ada Kak Fiona. Doi sebenarnya mahasiswa FEUI loh, tapiiii doi punya travel agent yang unik gitu. Namanya Dearest Inhee. Menyediakan beberapa saran dan masukan kepada customer yang akan berkunjung ke Korea sendirian tanpa GUIDE!!! Aih, keren kan. Kok bisa?

Iya, Kak Fiona ini ngasih rute-rute wisata sesuai apa yang kamu mau. Jadi itinerary kamu sendiri yang tentuin. Mau ke Grill 5 Taco nya Donghae bisa, ke Gwanghwamun tempat syuting MV-nya Kyuhyun, bisaa. Ke Depan gedungnya SM Entertainment, bisaaa. Ke lokasi syutingnya You Who Came From The Star di Petite France juga bisaa. Yang gak bisa, ya nemuin jodoh kamu di Korea.

Mulai dari rute tempat-tempat wisata, tempat nongkrong atau kafe, tempat belanja, wisata sejarahnya juga dikasih tahu kok! Pokoknya all you can eat, eh maksudnya all you can visit as your wish. Hehe

Kak Fiona juga kasih tau kita beberapa info dan tips saat traveling ke Korea.

  • Wajib kunjungi namsan tower! Karena kalau belum ke Namsan Tower, ya lo belum ke Seoul! Hhihih
  • Gak perlu pake private car atau shuttle bus, gunakan transportasi umum! Katanya, waktu tempuh itu bisa minimal banget dengan transportasi umum macam Subway atau kereta. Yang jarang tempuh menggunakan mobil 3jam, tapi dengan kereta atau subway Cuma 45menit. OHMYGOD!
  • Gak perlu bawa makanan Indonesia. Apa alasannya? Karena, ke Korea kan jarang-jarang. Kenapa sih lo gak makan makanan Korea Cuma selama lo disana. Hmm bener juga sih. Tapi, ya tergantung individu-nya sih
  • Perhitungkan dengan baik-baik budget kamu, agar sesuai dengan kebutuhan selama disana. Budgeting itu penting pake banget. Kalau duitnya gak ada, lo mau makan apa hari esok?!
  • Kalau mau operasi plastik atau medical check up, disediakan tour guide untuk pilihan terbaik. Tour Guide nya itu mahasiswa yang sedang belajar disana loh.
  • Gak usah malu berbagi kamar mandi dengan orang lain yang juga sesama turis. Yup, guest house merupakan salah satu tempat tidur yang murah meriah, tapi kalian harus berbagi kamar mandi dengan penghuni lain. gak masalah kan cuma berbagi kamar mandi? Yang penting tidak berbagi hati. *eh gimana?*

Tentang Hidup di Korea

Narasumber terakhir ini juga datang dari jurusan yang berbeda, yaitu Fakultas Teknik UI, gaes. Kok bisa jadi narasumber?

Iya, selain ganteng dan kece, doi sekolah S2 di Korea dan juga merupakan ketua ILUNI UI di Korea. Beuh!!!

*disclaimer, ini bukan Ryan Reynold atau Ryan D’Masiv, ya teman-teman semua*

Kak Ryan berbagi tips nih gimana hidup di Korea.

  • Orang Korea akan mengerti kalau kita muslim dan tidak minum alkohol atau makan “bab*i”.
  • Karena sudah tahu kita muslim, jadi alcohol itu diganti dengan minuman soda. Dan ya tentu saja soda itu harus dihabiskan. Katanya, gelas soda disana itu ukuran 250ml. kadang disuruh sekali tenggak alias one shot! *woy bukan lagunya B.A.P ‘Only one shot only one shot’*
  • Kalau ketemu dengan orang yang lebih tua, pakai bahasa yang akhirannya –imnida. Sedangkan kalau ke orang yang sepantaran atau nonformal, pake akhiran –yo.
  • Kalau mau apply beasiswa, cari info dari jauh-jauh hari. Misalnya mau kuliah pas musim panas, sekitar juni-juli, maka pendaftaran sudah buka mulai bulan desember. Dan yang lainnya disesuaikan dengan musim. Intinya untuk bisa dapat beasiswa itu, kita kudu rajin cari info deh.
  • Orang Korea suka PHP. Karena pengalaman Kak Ryan ini, doi punya seorang senior yang selanjutnya dipanggil Noona. Noona ini janji mau traktir doi ketika mau balik ke Indonesia, eh ternyata ucapan hanya tinggal ucapan. Hah PHP!
  • Kenapa lebih memilih Kuliah di Korea? Karena biaya untuk risetnya adalah terbesar kedua di seluruh dunia.
  • Kalau mau kuliah S1 di Korea juga bisa, tapi tidak semua universitas memberikan beasiswa S1. paling beasiswa dari orang tua XD.

Lalu tibalah pada sesi tanya jawab. Karena gue seneng banget sama tema ini, dan agak sedikit banyak penasaran, gue mengacungkan tangan untuk bertanya. Gue cuma tanya mengenai apply visa untuk traveler dan pelajar.

Traveler dan pelajar kan beda yah. Kalau pelajar, visanya pasti keluar, sedangkan kalau traveler, ya berdoa aja. Kalau visa kamu gak keluar, yaudah tiket pesawat kamu hangus, penginapan kamu juga hangus, hilang deh puluhan juta hihi. Tapi ada tipsnya loh biar visa-nya diterima. Yang penting kamu jelas, pemasok keuangan selama disana siapa, kelengkapan administrasinya sesuai, dan status kamu apa *bukan status taken atau jomblo ya* maksudnya itu status pekerjaan atau mahasiswa. Kalau memang kamu udah kerja, kamu harus nunjukkin dimana kamu kerja, gajinya berapa. Dan kalau kamu seorang pelajar, kamu harus ada yang nanggung biaya hidup selama disana. Caranya? Ya kamu harus setor tuh rekening Koran milik orang tua. Gak mesti 50jeti, kok. 10jeti juga cukup. Dan Insyaallah ketika semuanya terpenuhi, visa kamu keluar.

Sebenarnya satu jam itu kurang banget untuk talkshow macam ini. Tapi ya gimana dikata, waktu habis. Dan para pe-nanya dapat goodie bag dari yes24! Yeay, rejeki nomplok!!! Isinya ada croptop dari NYbH, masker wajah dari Innisfree dan Mie Goreng nya Korea yang puedess banget.

Berakhirnya talkshow ini, bukan berarti KCD2016 selesai. Masih panjaaang acaranya. Tunggu postingan selanjutnya yaaa. See ya!

52 Replies to “Korean Culture Day 2016 : Talkshow Session”

  1. “jangan menyuap nasi memakai sumpit” itu maksudnya gimana ya? hehe
    anyway, makasih udah berbagi postingannya~ aku jadi pengen banget datang ke festival korea semacam ini. tapi di tempatku sekarang jarang banget :’)

  2. Wih, saya berarti bisa sopan, kalau makan nasi pakai sendok. wkwkw
    alibi sih, saya kurang pandai pakai sumpit 😀

  3. Aku kira tadi yang jai narasumber orang Korea semuaaa, seru banget ya hihi. Tapi Kak Milk keren ih, udah menjelajah ke mana-mana. Doain yak semoga bisa nyusul juga ke Korea..

  4. awalnya aku gak paham sama bagian “jangan makan nasi pake sumpit” tapi pas baca komentar jadi paham, oh begitu haha ya kali makan nasi pake sumpit, emang bisa ? haha

    Rasanya menyenangkan ya bisa kuliah S2 di korea haha tapi aku baru tau loh tentang pakaian wanita korea, yg mana bagian atas gak boleh terlalu terbuka tapi bawahannya boleh pake rok mini haha baru tahu dan masih belum bisa paham X)

  5. Aiiihh, koreaaa. Pengen banget sih bisa ke Korea. Berarti di Korea soal makan nasi aku pasti dianggap sopan dong, soalnya aku gabisa makan nasi pake sumpit. Jangankan nasi, mie aja kesusahan. Wkwkwkwk

  6. Huaaaah.. acaranya anak muda banget nih. Emak-emak kayak saya udah ga mudeng di otak. Tapi soal Korea emang ga lepas dari kata “ganteng feminim” hahaha

  7. Kak acaranya keren kan jadi pengen.

    Duh jadi tau banyak tentang korea itu sampe makan nasi gak boleh disuap pake sumpit dancara berpakaian itu 😀

    Well, semenjak follow Kak Mia TLku jadi bening-bening oleh retweetanmu 😀

  8. Wah kirain GJUI doang ternyata ada juga ya yg korea2an :0, bah baru tau kalo dikorea gaboleh nelen nasi pake sumpit

  9. Bahah ayo apply beasiswa di korea, Mi.
    BTW orang korea munafik yah gak boleh pake baju yang nunjukin belahan dada, tapi film semi dia yang telanjang2 banyak banget .,.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*