Lifestyle, Review, Techno, Writing

RedmiBook 15 : Laptop 6jutaan

Haiyaaaa, sebagai bukan user Mi dan Xiao lain-lainnya, saya merasa berkhianat pada diri sendiri dengan membeli produk yang satu ini. Gapapa ya Tuhan, saya berkhianat atas diri saya sendiri, soalnya produk ini lumayan worth to buy sesuai dengan kelasnya.

Oke, kali ini saya akan membahas perihal Redmibook 15, yang pas banget bukan untuk gamer kayak saya. Iya, saya mah bukan gamer sejati, cuma lebih sering main Coin Master dan PUBG di handphone.

Kenapa sih akhirnya saya memutuskan untuk beli produk ini? Mari saya jelaskan satu persatu.

Alasan utamanya adalah, ram-nya lumayan geda, trus pake ssd. Udah, sesederhana itu aja. hahahaha

Sebelum akhirnya sepakat pada diri sendiri dan masa depan untuk beli laptop ini, udah banyak yang jadi calon tambatan hati saya kok, mulai dari Acer, HP sampai ke ASUS. Tapi, ketiga merek itu punya pengalaman yang lumayan ngefek. Yaaa meskipun bisa aja laptop yang jadi incaran saya bakal lebih baik, gapapalah memutuskan beli RedmiBook 15 ini. Yakan, yadong?

Selain itu, pertimbangan saya beli laptop ini ya karena daily use saya cuma buka chrome, streaming, blog, sosmed, words, gak yang berat harus design atau render video ya. Tapi kalau mau belajar design emang bakal ngos-ngosan laptop ini, cuman gapapa lah, yang penting punya, masalah dia kecapean mah kan bisa dikasih suplemen lain kannnn

Jadi, gimana rasanya punya laptop RedmiBook 15? BANGGA! Akhirnya punya laptop sendiri (lagi) after a long long journey terlepas apa konsekuensi dan bagaimana persepsi orang-orang.

redmibook15

Pada tulisan ini, saya ingin membagikan beberapa ulasan selama menggunakan RedmiBook 15 yah guys. Setelah berjuang membawa pulang hasil flashsale di JD.ID tak kunjung dapat, akhirnya saya membeli secara lepas di e-commerce dengan harga 6jutaan lebih banyak.

Agak menangis memang, tidak dapat harga 6 juta kurang, bukan cuma saya tapi juga beberapa pemburu tidak bisa mendapatkannya hingga komplen ke akun ig xiaomi.

Cek dulu nih spesifikasi singkatnya si RedmiBook 15

  • Layar 15.6 inch FHD
  • 11th Gen Intel® Core™ i3 CPU Intel® UHD Graphics
  • RAM 8gb
  • 256G SSD
  • Windows 10

Kalau kurang lengkap, langsung baca di sini ya

Laptop ini lumayan banyak bawaannya, ada 3d paint, video editor groove music, hingga xbox games. Sekarang lanjut cerita yang kusukai selama hampir sebulan menggunakan laptop ini.

– Transmisinya asik

Sebagai orang yang biasa menggunakan MacBook Air fasilitas kantor, saya merasa RedmiBook cukup asik transmisi perpindahan antar tab, membuka folder dan banyak windows ya.

– Layarnya muanteb oy

Muanteb tuh maksudnya, layarnya tuh gedaaa, 15inch coy. asik banget nonton streaming oppa-oppa atau nonton drama korea.

– Trackpad-nya lebarrr

Yes, bisa nyaman scroll kanan-kiri-atas-bawah sesuka hati

– Tampilannya sederhana

Tidak mencolok tapi ya common deh design tampilan RedmiBook ini ya, kayak laptop tidak bermerk gitu di bagian depannya. dengan tidak nampaknya logo merk di cover depan, saya setidaknya terhindar dari pertanyaan “laptopnya merk apa” pasti orang mikirnya “walah laptop murahan pasti gak bermerek”

– Ringan sama dijinjing

Iyes, ringan yah gaes, pake ssd kan dan gada disc room-nya juga.

– Warnanya ku sukaaa

Yup, warna si RedmiBook 15 ini dark grey guys. Gak terang, gak gelap. grey agak gelap lah pokoknya. Jadi memberikan efek elegan yang membumi bagi sang empunya.

word

Dari semua yang saya suka, ada satu hal yang mengganggu, yaitu….gak ada microsoft office…so sad, my heart ache…Ujung-ujungnya ya kudu beli again, jadi harga 6 jutaan masih kudu beli Microsoft Office-nya again. Yaudahlah, mari manfaatkan google docs dkk. Memang penggunaan laptop ini belum terlalu berat, hanya membuka beberapa tab di browser tapi tidak lola sih, enak ya. Gatau kalau kedepannya giman

Jadi, kalau kamu mau beli RedmiBook 15 ini, pastiin untuk menyesuaikan keperluan dan kebutuhan pekerjaan kamu ya guys.

redmi cover

With Love,

MF

Share

Leave a Reply