Kesalahan bukan terletak pada waktu atau hari atau bahkan hal-hal lain yang sering dijadikan kesalahan. Dan pertemuan kitapun bukan kesalahan semua aspek kehidupan. Bisa jadi ini adalah jalan Tuhan yang sudah ditetapkan untuk kita.
Author: Mia Fajarani
Siapa Aku ?
Seketika rasa ini bergejolak lagi. Yang datang secara kebetulan. Yang datang tak disengaja. Aku ? Siapa aku jika tanpa kau.
Menyakitkan ?
Karena nyatanya semua ini hanyalah khayalan belaka. Ketika aku berharap penuh padamu, tapi kau hanya memberi sebuah pengharapan palsu yang menyakitkan hati. Teganya kau berkata aku tak ada artinya di hidupmu, tapi nyatanya kau selalu bergantung padaku untuk setiap aktifitasmu.
Melepasmu
Dan pada akhirnya kematian adalah akhir dari segala perpisahan di dunia ini. Tak akan mungkin dapat berjumpa, bertatap muka dan memadu kisah yang terpaut jarak, waktu dan juga kehidupan.
Ketika Semua Memandang Sebelah Mata
Kamu tahu rasanya ketika semua ini menjadi tidak adil ketika mereka memandang sebelah mata ? Ya, kadang mereka selalu berprasangka buruk, melihat dengan sebelah mata dan mengadili tanpa tahu asal-usulnya.
Kebahagiaan yang abadi
Karena kebahagiaan yang hakiki adalah ketika semua penderitaan ini menghilang ketika ajal menjemput dengan indahnya. Kebahagiaan didunia hanya sekejap dapat dirasakan dan peluhnya pun tak selamanya menetap di tepi kening.
Ayah
Ayah segala tuntutan akan segera kulalui. Akan aku jalani meskipun kau tak dapat mempedulikan aku lagi.